
Nggak di F1, nggak di MotoGP. Di semua seri awal 2011 ini, baik F1 maupun MotoGP saya dibuat musti kudu sabar terus. Semua gacoan saya masih belum maksimal. Di F1, Ferrari masih perlu perbaikan dari hasil di seri Pertama, eh, Kedua,-semestinya-, di Aussie, dua minggu yang lalu.
Demikian juga di MotoGP. Di seri kedua di Jerez, Vale sudah jauh lebih baekan (di Qatar ia finished di#7). Kayaknya dia udah mulain tebiase nunggangin Desmosedicinya. Terbukti di Jerez, 3 April 2011 kemarin, walaupun start dari posisi # 12, Vale sudah mulain bisa nyodok ke posisi kedua di lap-lap awal. Sayang, kondisi trek basah dan licin membuatnya tergelincir di lap#7 dan bahkan menyenggol Stoner yang ada di samping kiri Vale, yang sedang dalam proses dibalap, sehingga mereka berduaan ngegelosor jatuh. Untungnya, Vale masih bisa lanjut balapan dan bahkan finished di #5!. Poor Stoner, ia berhenti balapan setelah jatuh itu.
Pasca kejadian, Vale mendatangi Stoner di paddocknya, berikut cuplikan percakapan singkat mereka :
Usai lomba, Rossi pergi ke garasi Honda untuk bertemu Stoner, yang meraih pole position. "The Doctor" menyatakan penyesalannya telah membuat rivalnya tersebut gagal menuai poin di seri kedua ini.Berikut petikan percakapan Rossi-Stoner dalam pertemuan singkat tersebut :
Stoner (tersenyum): Bagaimana dengan bahumu? Apakah baik-baik saja?
Rossi (masih mengenakan helm): Saya sangat menyesal.
Stoner: Tak apalah. Anda memiliki masalah dengan bahumu?
Rossi: Saya melakukan sebuah kesalahan.
Stoner: Ya. Tentu saja ambisimu mengalahkan bakatmu.
Rossi: Eh?
Stoner: Ambisi lebih dari bakat.
Rossi: Saya sangat menyesal.
Stoner: Tidak masalah.
(sumber:Kompas.com, Minggu, 3 April 2011 | 22:54 WIB).
Tuh, keren kan? Masih ada kesopan-santunan diantara kedua pebalap kelas dunia itu. Ndak perlu ada marah-marah-an dan ngadu--ngaduan kayak anak kecil akibat insiden begituan doangan. Mereka respected one another. Bahkan mereka justeru perhatian dengan saling menanyakan kondisi masing-masing. Co Cweeeettt... hihihihih...
Kerjaan tukang balapan, tapi nilai-nilai kemanusiaan teutueup diutamakan.
Gw tunggu di seri selanjutnya, Vale.
2 komentar:
Hehe... Biasa jagoan kan memang kalah dulu sebelum berjaya. Jadi terus tunggu sampai seri terakhir.
waduh, jangan tunggu lama2 ah. klo emang tangguh ya tunjukkan saja dominasinya :)
Poskan Komentar