Senin, Februari 27, 2012

Bits of Thought

Ibadah modern : "Sialan, sudah nyumbang tak ada wartawan" @PrieGS
Ibadah modern pula yang dipragmatiskan orang masa kini dengan  hanya mau mendapatkan apa yang diinginkan, alih-alih memberi atau melayani apa yang dibutuhkan. Lihatlah, bahkan di rumah ibadah perilaku kebanyakan orang hanya mau mengambil, bisa dibayangkan perilaku mereka ketika berada di tempat-tempat yang bergelimang uang dan status.

Pikiran yang menendang. Pikiran yang mencengkeram
"Itu ciri khas manusia yang belum membadankan kesadaran, kesehariannya teramat sibuk dengan menendang atau mencengkeram. Duka cita, kekalahan, sakit, dicaci dan hal yang menjengkelkan lainnya sekuat tenaga ditendang sejauh-jauhnya. Suka cita, kemenangan, dipuji, ditinggikan dan hal menyenangkan lainnya dicengkeram sekeras-kerasnya.
Padahal kehidupan serupa gelombang lautan. Gelombang tinggi (baca : kesuksesan dan kemenangan) tidak bisa ditahan keserakahan agar selalu tinggi selama-lamanya. Gelombang rendah (kegagalan, kesialan) tidak bisa dipaksa kesedihan agar cepat-cepat menghilang di bibir pantai. Semuanya berputar alami apa adanya".(Gede Prama, Setenang Pepohonan, Selembut Rerumputan, Hal. 71, 2011).


0 komentar: